Upgrade wp dengan cara manual

19 July 2010

in Blog,Wordpress,tutorial

Perkembangan wordpress sebagai CMS (Content Management System) atau aplikasi web yang siap pakai, berkembang sangat cepat. Dari versi terendah hingga kini telah keluar versi 3.0 versi terbarunya.

Nah untuk kita sebagai pengguna cms tersebut sebaiknya harus selalu update, ini karna pada setip versi akan selalu ada perbaikan baik dari segi keamanannya, kemudahan untuk pengoprasianya  dan penambahan fasilitas fiturnya. Sejauh pengalaman saya yang masih baru ini, dalam rangka meng- upgrade blog wp saya ke versi terbaru, sudah saya coba dengan cara otomatis, namun gagal, mungkin ada hal teknis yang kurang saya pahami, selanjutnya saya coba dengan cara manual dan allhamdulillah berhasil.

Nah untuk bagi-bagi pengalaman nih, saya coba ceritain urutan untuk meng-upgrade wp ke versi terbaru.

pertama : kita masuk ke cpanel dimana kita menyimpan file dan folder/directory wordpress kita disimpan.

kedua  :  setelah kita masuk kehalaman cpanel, selanjutnya kitaharus tahu  file dan folder/directori apa saja yang harus di hapus dan diganti begitu pula file dan folder/directory yang gak boleh dirubah apalagi di hapus. dibawah ini saya tuliskan file dan folder/directori yang boleh atau tidak boleh di hapus.

A. file dan folder/directori yang harus di hapus.

Directori/folder:  wp-admin, wp-includes.

File  : andex.php, lisence.txt, readme.html, wp-activate.php, wp-app.php, wp-atom.php, wp-blog header.php, wp-coment post.php, wp-coment rss 2.php, wp-config sample.php, wp–cron.php, wp-feed.php, wp-link-opml.php, wp-load.php, wp-ligin.php, wp-mail.php, wp-pass.php, wp-rdf.php, wp-register.php, wp-rss.php, wp-rss2.php, wp-setting.php, wp-signup.php, wp-tracback.php, wp-xmlrpc.php.

B.  File dan folder/directory  yang gak boleh di hapus.

file atau directory yang kita buat, seperti file : sitemap.xml, sitemap.xml.gz, favicon.ico, dan lain lain, file tadi tidak saya hapus karna file tersebut merupakan file yang saya tempel bukan bawaan dari wordpressnya.

file : .htaccess, wp-config.php . kedua file tersebut juga jangan di hapus.

directori/folder wp-content juga jangan di hapus.

Mudahnya, selain file dan directori/folder pada bagian (B) ini hapus sajah.

Nah setelah kita tahu file dan directory/folder yang harus dan jangan di hapus. tugas kita selanjutnya meng-uplod file dan directory/folder yang kita hapus dengan versi wp yang baru.

Udah deh prosesnya hanya sebegitu, mudah-mudahan membantu, aamiin
" href="javascript:window.parent.send_to_editor(' :nerd ')">:nerd

Leave a Comment

[+] kaskus emoticons nartzco

Previous post:

Next post: